Rabu, 28 Mei 2025
PT. Martina Berto dan Marthatilaar Group kerjasama dengan Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) selenggarakan kegiatan penyuluhan ergonomi dan pemeriksaan kesehatan sederhana kepada para petani tanaman obat dan kosmetik mitra Kampung Djamoe Organik (KaDo) PT. Martina Berto dan Martha Tilaar Group.
Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh CEO Martha Tilaar Bapak Kilala Tilaar dan Direktur Utama PT. Martina Berto Bapak Bryan D.E Tilaar dan didampingi oleh tim program pengabdian masyarakat UKRIDA Bapak Lombok Simbolon.
Mengawali kegiatan tersebut Dirut PT. Martina Berto Bapak Bryan Menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Desa Sundawenang dan seluruh elemen masyarakat yang sudah mendukung kehadiran Kampoeng Djamoe Organik (KaDo) di Patung kuda ini dan berterima kasih juga kepada UKRIDA yang telah bekerjasama dengan Mertina Berto dan Martha Tilaar dalam berbagai kegiatan.
Sebagai bagian dari entitas masyarakat kami memahami akan prinsip prinsip yang telah di sepakati secara global dan nasional yang harus dilaksanakan seperti prinsip hak asasi manusia, dimana setiap orang punyak hak untuk bekerja dengan baik dan lingkungan kerja yang aman. Oleh karena itu Terima kasih kepada Tim UKRIDA yang bisa menyelenggarakan penyuluhan ergonomi untuk petani Mitra kami, hal ini tentu sangat bermanfaat bagi para petani agar mengetahui dan memahami bagaimana cara bekerja dengan menggunakan alat alat pertanian yang aman bagi kesehatan dan menghindari dari kecelakaan kerja. Ujarnya.
Pada kesempatan yang sama Tim UKRIDA Bapak Lombok Simbolon juga menyampaikan penghargaan atas kerjasama nya selama ini antara UKRIDA dengan Martha Tilaar dan Martina Berto, sehingga menjadukan UKRIDA lebih bisa memaksimalkan peranannya untuk memberikan manfaat melalui program pengabdian masyarakat.

Begitu juga Kepala Desa Sundawenang Bpk. Wahid menyampaikan apresiasi yang setinggi tinggi nya kepada Martina Berti, Martha Tilaar dan UKRIDA yang sudah berkenan menjadikan Sundawenang sebagai lokus kegiatan. Tentunya kegiatan penyuluhan ergonomi ini sangat berguna bagi masyarakat, terlebih pada umumnya masyarakat tidak peduli dengan yang nama keselamatan kerja, penyuluhan ini tentu diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya petani untuk memperhatikan dan memperdulikan kesehatan dan keselamatan kerja dengan penggunaan alat alat perkakas yang ergonomis, sehingga dapat dihindari berbagai peristiwa kecelakaan saat atau setelah bekerja.
Selain penyuluhan pada kegiatan tersebut Martina Berto, Martha Tilaar dan UKRIDA menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan sederhana bagi para petani Mitra yang hadir, yang meliputi periksa anggota tensi darah, gula darah, colestrol dan asam urat. Kegiatan ini bertujuan agar petani mengetahui sejak dini masalah kesehatan yang dialami dan mempu melakukan tindakan pencegahan bahkan pengobatan agar masalah masalah kesehatan yang dialami tidak menjadi lebih buruk. Untuk mengatasi masalah kesehatan yang dialami oleh Mitra tani tersebut Martina Berto dan Martha Tilaar memberikan ramuan obat obatan herbal secara gratis.
Lebih lanjut Martina Berto, Martha Tilaar dan UKRIDA bersepakat untuk terus mengembangkan program program pemberdayaan masyarakat di sekitar kampoeng Djamoe Organik ini khususnya Desa Sunda wenang, dan dalam waktu dekat kita akan bekerjasama dengan Peneribtah Desa Sunda wenang khusus nya kelompok perempuan untuk dilatih membuat eco-enzim dengan mengolah sisa sisa makanan menjadi bahan bahan yang bermanfaat, kemudian pelatihan pengolahan bahan obat obatan herbal yang ada disekitar kita guna menanggulangi masalah stunting dan gizi buruk pada balita. Serta pelatihan pelatihan leadership bagi para generasi muda atau remaja (genZ) agar mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal. Mohon doa dan dukungan nya saja dari seluruh komponen masyarakat agar rencana rencana ini bisa berjalan dengan baik, dan bermanfaat bagi warga masyarakat (ungkap tim UKRIDA).
TIM SILADES.